Rusia Hancurkan Kereta Ukraina Berisi Amunisi 200 Ton

 Rusia Hancurkan Kereta Ukraina Berisi Amunisi 200 Ton



Pasukan Rusia menghancurkan satu kereta Ukraina yang membawa hingga 200 ton amunisi, klaim Kementerian Pertahanan (Kemhan) Moskow pada Minggu (30/4/2023). Serangan itu dilaporkan terjadi di Republik Rakyat Donetsk Rusia, dekat kota Kramatorsk, yang tetap berada di bawah kendali Ukraina. “Militer Rusia juga secara aktif menargetkan unit artileri Ukraina,” ungkap juru bicara Kemhan Rusia Letnan Jenderal Igor Konashenkov.

Info Penting: Pembahasan Tuntas PBG Terupdate 

Serangan di kereta itu tampaknya merupakan keuntungan militer terbesar hari itu, tetapi sebelumnya pasukan Rusia juga mengklaim serangan di pos komando brigade lintas udara ke-81 Ukraina di dekat desa Belogorovka, Republik Rakyat Luhansk.

Info Penting: Penjelasan Tuntas Mengenai SLF 

Selama beberapa hari terakhir, pasukan Rusia dan Ukraina telah meningkatkan serangan jarak jauh satu sama lain. Pada Sabtu, militer Rusia mengklaim menghancurkan pusat komando utama Ukraina, yang bertanggung jawab atas operasi pasukan di selatan Kiev. 

Info Penting: Konsultan SLF Jakarta 

Pengeboman itu dilakukan dengan rudal jelajah berbasis laut, menurut Moskow. Awal pekan ini, militer Rusia meluncurkan salvo rudal besar-besaran ke Ukraina, menargetkan beberapa kelompok cadangan militer Ukraina.

Info Penting: Pemahaman Tuntas Mengenai Audit Struktur 

Militer Rusia mengatakan serangan itu berhasil, dan mencegah pengerahan kembali pasukan cadangan ke garis depan. 

Info Penting: Penjelasan Tuntas Mengenai Arsitektur

Selama pengeboman, satu bangunan tempat tinggal bertingkat rusak di kota Uman, Ukraina, dengan lebih dari 20 warga sipil tewas, menurut Kiev. 

Info Penting: Jasa Audit Struktur Bangunan Terdekat 

Meski belum jelas apa sebenarnya yang menimpa gedung itu, pihak berwenang Ukraina menyalahkan Moskow atas insiden tersebut.

Info Penting: Jasa Audit struktur bangunan terbaik 

Namun, pasukan Kiev sendiri telah menyerang sasaran sipil di negara itu, dan bahkan lebih jauh, dengan proyektil pertahanan udara beberapa kali selama konflik sejak Februari 2022. 


Ukraina, sementara itu, telah mengintensifkan penembakan di wilayah perbatasan Rusia, termasuk kota Donetsk, yang menjadi sasaran serangan artileri dan roket hampir setiap hari. 


Pada Jumat, kota itu mengalami penembakan besar-besaran, yang menghancurkan dan merusak banyak bangunan tempat tinggal dan infrastruktur penting, menyebabkan sedikitnya sembilan warga sipil tewas dan lebih dari selusin luka-luka


Silahkan Kunjungi Mitra Kerja Kami Yang Lain


MaestroKontraktor

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cek Fakta: Surya Paloh Pamit Mundur, NasDem Batal Usung Anies Baswedan, Benarkah?

Terungkap, Inilah Penyebab Gempa Bumi Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Sri Mulyani Minta Klub Moge Pegawai Pajak Dibubarkan