KF-21 Boramae Sempat Diragukan Bisa Indonesia Bayar, Media Korea Selatan: Polandia Akan Berpartisipasi?
KF-21 Boramae Sempat Diragukan Bisa Indonesia Bayar, Media Korea Selatan: Polandia Akan Berpartisipasi?
Meski Indonesia sudah membayar cicilan biaya proyek KF-21 Boramae, nyatanya Korea Selatan masih membuka kesempatan kerjasama dengan negara lain.
Info Penting: Pembahasan Tuntas PBG Terupdate
Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari Defence Express yang menyebut Polandia mempertimbangkan untuk bergabung dalam proyek KF-21 Boramae Korea Selatan yang selama ini dikerjakan bersama Indonesia.
Info Penting: Penjelasan Tuntas Mengenai SLF
"Polska Grupa Zbrojeniowa sudah mempertimbangkan kemungkinan kerja sama dengan Korea Aerospace Industries sebagai langkah lebih jauh dan sepenuhnya logis, seperti yang dilaporkan Defense24 , mengacu pada tanggapan resmi konglomerat Polandia, karena Warsawa telah menyetujui lokalisasi lampu FA-50PL produksi pesawat tempur dan dapat lebih memperdalam kerja sama," tulis Defence Express dalam artikelnya pada 1 Maret 2023.
Info Penting: Pemahaman Tuntas Mengenai Audit Struktur
Bukan tanpa alasan rupanya Korea Selatan menawarkan Polandia untuk kerjasama dengannya.
Info Penting: Penjelasan Tuntas Mengenai Arsitektur
Hal ini tak lain lantaran Korsel ingin melebarkan sayap ekspor pesawat masa depan KF-21 Boramae.
Info Penting: Konsultan SLF Jakarta
"penting juga bagi KAI untuk memperluas peluang ekspornya, karena hanya ekspor aktif KF-21 yang dapat membenarkan biaya yang sangat besar dari proyek ini, diperkirakan lebih dari 12 miliar dolar, di mana partisipasi Indonesia terbatas," lanjut Defence Express.
Info Penting: Jasa Audit Struktur Bangunan Terdekat
Namun perlu dicatat bahwa keputusan akhir bergantung pada posisi Kementerian Pertahanan Polandia, yang harus memutuskan apakah akan mengintegrasikan KF-21 ke dalam angkatan udara.
Info Penting: Jasa Audit struktur bangunan terbaik
Dalam kasus keputusan positif, sebagian produksi kendaraan ini yang dilokalkan dapat digunakan di perusahaan Polandia.
Info Penting: Audit Struktur Bangunan, Mengapa Perlu Audit Struktur?
Media Korea Selatan, news1.kr menulis artikel yang berjudul "Akankah Polandia berpartisipasi dalam pengembangan KF-21? Administrasi Radiasi 'Kemungkinan diskusi antar perusahaan'".
Info Penting: Tips Memilih Konsultan SLF Di Bali
Disebutkan laporan bahwa Polandia ingin berpartisipasi dalam pengembangan KF-21 Boramae ditanggapi oleh DAPA.
Info Penting: Contoh Kegiatan Audit Struktur Di Bali
"Administrasi Program Akuisisi Pertahanan mengatakan, 'Tidak ada diskusi resmi,' tetapi menyarankan agar komunikasi antar perusahaan dilakukan.
Menanggapi pertanyaan terkait pada pengarahan pada tanggal 8, juru bicara DAPA Choi Kyung-ho mengatakan, 'Korea dan Polandia melanjutkan diskusi untuk memperluas kerja sama industri pertahanan ke berbagai bidang. Tidak ada diskusi resmi,' katanya," seperti dikutip Zonajakarta.com dari news1.kr.
Mengenai hal ini, Juru Bicara Choi mengatakan, "Saya tahu bahwa tidak ada pejabat pemerintah di lokasi (di mana ketua PGZ hadir). Karena memungkinkan untuk berdiskusi secara bebas antar perusahaan, kami tidak terlalu terlibat di dalamnya, permintaan peninjauan (mengenai partisipasi dalam pembangunan), kami akan meninjaunya,” tulis news.kr dalam artikelnya.
Indonesia yang terlibat proyek pengembangan jet tempur KF-21 Boramae memang sempat menunggak cicilan pembayaran kepada Korea Selatan hingga media lokal negeri gingseng meragukan kemampuan bayar NKRI.
Bahkan, sampai pada saat jet tempur KF-21 Boramae melakukan penerbangan perdana pada Juli 2022 lalu, Indonesia disebut masih menunggak cicilan pembayaran proyek ke Korea Selatan.
Tak ingin lepas tangan dari proyek pesawat KF-21 Boramae, rupanya Indonesia sudah membayar cost share proyek KF-21 Boramae tahun 2022 kepada Korea Selatan.
Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari akun Instagram resmi Kementerian Pertahanan Indonesia @kemhanri yang mengunggah sebuah postingan pada 7 Februari 2023.

Komentar
Posting Komentar