Proyek Tol Jokowi Potensi Rugikan Negara, KPK Bongkar Datanya
Proyek Tol Jokowi Potensi Rugikan Negara, KPK Bongkar Datanya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah kerawanan di tata kelola penyelenggaraan proyek-proyek jalan tol di Indonesia di era Presiden Jokowi. Hal ini menjadi potensi kerugian negara bila tak segera dibenahi.
Kunjungi: Link Ini Kalau Ingin Mengetahui Bakat Anda
KPK melihat, masih terdapat beberapa permasalahan mulai dari proses persiapan, pelelangan, pendanaan, konstruksi, operasi pemeliharaan hingga pengambilalihan konsesi.
Kunjungi: Kalau Ingin Berkonsultasi Renovasi Rumah
Tercatat dari 201 Proyek Strategis Nasional (PSN), 54 (27%) di antaranya merupakan proyek jalan tol. Ghufron berpesan agar Kementerian PUPR dapat memperbaiki tata kelola penyelenggaraan jalan tol di Indonesia.
Kunjungi: Link Ini Kalau Ingin Beli Rumah Modern Minimalis
"Kajian ini menemukan titik-titik mana saja yang perlu ditingkatkan efektivitas dan efisiensinya. Ketika dua poin ini dijalankan, harapannya tidak ada titik rawan korupsi," kata Ghufron dalam pernyataan resmi dikutip, Rabu (8/3/23).
Kunjungi: Link Ini Kalau Ingin Meningkat SDM Kalian
Kedua, terjadi peningkatan biaya konstruksi sebesar Rp55 triliun atau 33% dari rencana awal. Terdapat 34 ruas jalan tol yang mengalami perubahan biaya konstruksi di luar pengurangan seksi ruas jalan tol. Ketiga, 20 dari 56 (35,7%) ruas jalan tol mengalami perpanjangan masa konsesi.
Keempat, pengalihan saham pengendali Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sebelum waktu pembangunan selesai. Contohnya, ruas jalan tol Kayu Agung Kapal Betung, Ciawi-Sukabumi, Cimanggis-Cibitung, Pejagan-Pemalang, dan Pemalang-Batang
Kunjungi: Link Ini Kalau Ingin Konsultasi Tower BTS
Komentar
Posting Komentar