Sandiaga Uno Tidak Cemas Perampingan Bandara Internasional Berdampak ke Kunjungan Turis
Sandiaga Uno Tidak Cemas Perampingan Bandara Internasional Berdampak ke Kunjungan Turis
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno tidak khawatir rencana pemerintah merampingkan 32 bandara internasional menjadi 14 atau 15 bandara akan berdampak pada pariwisata. Pasalnya, mayoritas wisatawan mancanegara atau wisman memang hanya masuk melalui bandara yang tersisa tersebut.
Kunjungi: Link Ini Kalau Ingin Mengetahui Bakat Anda
Sandiaga mengatakan, perampingan bandara internasional dilakukan untuk menghemat biaya operasional. Pemerintah, katanya, akan menerapkan sistem hub and spoke. Maksudnya, ketika masuk Indonesia melalui 14 atau 15 bandara internasional, maka akan disambungkan dengan interkonektivitas untuk menuju tempat lain.
Kunjungi: Kalau Ingin Berkonsultasi Renovasi Rumah
Namun, ada sejumlah bandara yang tidak termasuk dalam sistem hub and spoke, yaitu bandara yang melayani penerbangan langsung. Sandiaga mengatakan ada bandara yang rutin menerima kunjungan wisman dan menginginkan penerbangan langsung.
Adapun rencana perampingan bandara ini merupakan hasil kesepakatan bersama Menteri Perhubungan dan menteri BUMN yang direstui oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat pada 31 Januari 2023.
Kunjungi: Link Ini Kalau Ingin Beli Rumah Modern Minimalis
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, bandara internasional menimbulkan pemborosan anggaran. Pengurangan jumlah bandara untuk mendorong penerbangan domestik dan meningkatkan mobilitas pariwisata dalam negeri.
Kunjungi: Link Ini Kalau Ingin Meningkat SDM Kalian
Erick mengatakan, mayoritas perputaran uang juga berasal dari perjalanan domestik bukan perjalanan internasional. Dia menuturkan 15 bandara internasional yang masih dipertahankan juga bukan tanpa alasan. Karena berdasarkan catatannya, hanya belasan bandara yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. Setengah bandara internasional yang dipertahankan yakni pada bandara yang memang mampu mempertahankan pariwisata domestik dan internasional sekaligus berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional," kata Erick
Meski begitu, kata Erick, penutupan bandara kategori internasional itu tidak berlaku pada saat perjalanan haji dan umrah.

Komentar
Posting Komentar