Ramai Soal Kilat Cahaya Sebelum Gempa Turki Disebut HAARP, Ini Kata BMKG

 Ramai Soal Kilat Cahaya Sebelum Gempa Turki Disebut HAARP, Ini Kata BMKG



    Gempa yang berkekuatan Magnitudo 7,8 yang mengguncang turki Pada Senin (6/2/2023) sekitar pukul 04.00 waktu setempat yang menewaskan ribuan orang di wilayah turki dan suriah.

        Salah satu tempat yang menjadi sorotan adalah beredarnya beredarnya video fenomena kilat atau cahaya dilangit turki, kejadiannya sebelum terjadinya gempa.

    Beberapa kali menyambar, kilat tersebut disebut terjadi pada Senin, pukul 03.00 waktu setempat.


Kenapa Disebut HAARP?

    HAARP adalah kependekan dari High-frequency Active Auroral research Programme, sebuah program penelitian sejak 1993.

    Program ini didanai bersama oleh Angkatan Udara dan Angkatan Laut Amerika Serikat, University of Alaska Fairbanks, serta Defense Advanced Research Project Agency (DARPA).

    Bertujuan untuk meneliti termosfer dan ionosfer, program ini juga ditujukan untuk mencari pengembangan teknologi yang berkenaan dengan ionosfer demi komunikasi radio dan surveilans.


Penjelasan BMKG

    Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono, membantah bahwa kilat dalam video merupakan HAARP.

    Saat dikonfirmasi, daryono menjelaskan bahwa kilat tersebut akibat dari seismoelectric effect atau efek seismoelektrik

    Adapun menurut Daryono, "fenomena cahaya gempa ini bukan hanya dapat berlangsung sebelum terjadi gempa bumi, saat gempa bumi juga bisa"




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cek Fakta: Surya Paloh Pamit Mundur, NasDem Batal Usung Anies Baswedan, Benarkah?

Terungkap, Inilah Penyebab Gempa Bumi Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Sri Mulyani Minta Klub Moge Pegawai Pajak Dibubarkan